LAMPUNG UTARA, HD – Meski sering
dilakukan razia pelajar yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Sat.
Pol. PP) Kabupaten Lampung Utara (Lampura). Namun hal tersebut tidak memberikan
efek jera terhadap dua dari empat pelajar yang terjaring razia oleh Sat. Pol.
PP, Senin (14/11). Dimana dua Siswa ini sempat terjaring razia pada Jum'at
pekan lalu.
Dikataknnya bahwa, razia pelajar yang dilakukan ini adalah instruksi
langsung Bupati Lampung Utara, Hi. Agung Ilmu Mangkunegara yang mana Bupati
tidak ingin para pelajar berkeliaran pada saat jam sekolah sedang berlangsung.
Lebih lanjut Doni mengatakan, tujuan dari razia ini adalah agar para pelajar
yang kerap membolos dapat menyadari kesalahannya dan kembali fokus belajar
sehingga dapat benar - benar menyerap ilmu yang akan berguna bagi masa depan
mereka.
" Instruksi Bupati, Razia ini tidak hanya pada kaum pelajar akan
tetapi, razia akan dilakukan pada tempat-tempat penginapan yang diduga sering
digunakan sebagai tempat mesum," imbunya.
Namun terkait sanksi untuk kedua pelajar yang kembali kedapatan membolos,
pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Dinas Pendidikan dan pihak sekolah.
" Untuk sanksi, bukan Pol. PP yang memberikan, sanksi itu wewenangnya
Dinas Pendidikan. Tadi, sudah kami beritahukan kepada mereka kalau ada pelajar
yang kembali terjaring razia hari ini," ujarnya.
Terpisah Kepala Seksi SMP Bidang Pendidikan Dasar, Disdik Lampura,
Merlyn S, mengaku bahwa pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada dua
pelajar yang telah berulang kali terkena razia pelajar yang dilakukan oleh
Satuan Polisi Pamong Praja. Sebelum memberikan sanksi lanjut
Merlyn, terlebih dahulu pihaknya akan memanggil Kepala Sekolah serta
orang tua dari kedua pelajar yang telah dua kali terkena razia.
“ Kami akan memberikan sanksi tegas khusunya kepada dua orang pelajar yang
dua kali tertangkap saat razia, dengan demikian akan ada efek jera bagi kedua
pelajar tersebut sehingga tak berani lagi mengulangi perbuatannya di kemudian
hari, dan besok, Kepala Sekolah dan orang tuanya akan kami panggil,"
tegasnya.
(Diqin)
