Halloween party ideas 2015



LAMPUNG  UTARA, HD – Meski sering dilakukan razia pelajar yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Sat. Pol. PP) Kabupaten Lampung Utara (Lampura). Namun hal tersebut tidak memberikan efek jera terhadap dua dari empat pelajar yang terjaring razia oleh Sat. Pol. PP, Senin (14/11). Dimana dua Siswa ini sempat terjaring razia pada Jum'at pekan lalu.
    
Dikataknnya bahwa, razia pelajar yang dilakukan ini adalah instruksi langsung Bupati Lampung Utara, Hi. Agung Ilmu Mangkunegara yang mana Bupati tidak ingin para pelajar berkeliaran pada saat jam sekolah sedang berlangsung. Lebih lanjut Doni mengatakan, tujuan dari razia ini adalah agar para pelajar yang kerap membolos dapat menyadari kesalahannya dan kembali fokus belajar sehingga dapat benar - benar menyerap ilmu yang akan berguna bagi masa depan mereka.

" Instruksi Bupati, Razia ini tidak hanya pada kaum pelajar akan tetapi, razia akan dilakukan pada tempat-tempat penginapan yang diduga sering digunakan sebagai tempat mesum," imbunya.

Namun terkait sanksi untuk kedua pelajar yang kembali kedapatan membolos, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Dinas Pendidikan dan pihak sekolah.
" Untuk sanksi, bukan Pol. PP yang memberikan, sanksi itu wewenangnya Dinas Pendidikan. Tadi, sudah kami beritahukan kepada mereka kalau ada pelajar yang kembali terjaring razia hari ini," ujarnya.

Terpisah Kepala Seksi SMP Bidang Pendidikan Dasar, Disdik Lampura,  Merlyn S, mengaku bahwa pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada dua pelajar yang telah berulang kali terkena razia pelajar yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja.  Sebelum memberikan sanksi lanjut Merlyn,  terlebih dahulu pihaknya akan memanggil Kepala Sekolah serta orang tua dari kedua pelajar yang telah dua kali terkena razia.

“ Kami akan memberikan sanksi tegas khusunya kepada dua orang pelajar yang dua kali tertangkap saat razia, dengan demikian akan ada efek jera bagi kedua pelajar tersebut sehingga tak berani lagi mengulangi perbuatannya di kemudian hari, dan besok, Kepala Sekolah dan orang tuanya akan kami panggil," tegasnya.‎‎
(Diqin)


Pages

Powered by Blogger.