Halloween party ideas 2015




                                                                                                                                           FOTO:Ist-HD

SHEFFIELD - Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengatakan, terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45 tidak akan berpengaruh secara signifikan terhadap kebijakan politik di Tanah Air.
Menurut dia, Indonesia merupakan rekan yang baik bagi Amerika, sehingga banyak kesamaan dan keuntungan bagi kedua negara yang harus dipertimbangkan oleh AS. Negeri Paman Sam seharusnya memanfaatkan posisi Indonesia sebagai basis kekuatan Islam moderat.
"Amerika harus memanfaatkan posisi Indonesia sebagai basis kekuatan Islam yang moderat untuk mempengaruhi kaum Muslimin, apalagi dengan Indonesia sebagai negara demokratis dengan mayoritas penduduknya beragama Islam," kata Abdul Mu'ti di sela-sela pengajian Keluarga Islam Indonesia di Britania Raya (Kibar) di Sheffield, Inggris, Senin (14/11/2016). 
Pengaruh kebijakan politik Amerika bagi Indonesia, baik di kepemimpinan Barack Obama maupun Donald Trump, katanya, tidak akan jauh berbeda. "Kebijakan politik tidak akan jauh berbeda, ya mungkin ibaratnya restoran McDonald’s dan KFC lah, sama-sama berasal dari Amerika hanya saja penyajiannya berbeda," ujarnya.
Oleh karena itu, AS sebaiknya menjaga dan meningkatkan hubungan baik dengan Indonesia. Jika tidak, maka investasi AS di Indonesia tidak akan berjalan baik dengan adanya pendekatan Cina ke Indonesia yang semakin luas.
Selain itu, dengan kondisi perekonomian Indonesia yang cukup baik di tengah lesunya ekonomi dunia, Amerika perlu mempertimbangan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi, khususnya di kawasan Asia dan Asia Tenggara.(HD-WULAN)

Pages

Powered by Blogger.