Halloween party ideas 2015




                                                                                                                          Foto:vv,Ist/Harian Detik    
Manila,HD  - Filipina tidak merasa diuntungkan kenyataan di partai penentu akan berhadapan dengan Thailand yang sudah memastikan lolos dari fase grup Piala AFF 2016.

Thailand memenangi dua pertandingannya, melawan Indonesia dan Singapura, sejauh ini. Hasil itu bukan cuma memastikan tiket lolos, melainkan juga membuat Thailand maju sebagai juara grup dengan enam poin.

Satu tiket sisa dari Grup A kini akan diperebutkan oleh Filipina si tuan rumah (dengan dua poin), juga Indonesia dan Singapura yang sama-sama baru punya satu poin.

Di partai terakhir Indonesia dan Singapura akan menjaga asa lolos dengan berusaha saling mengalahkan, Jumat (25/11/2016). Secara bersamaan Filipina menghadapi Thailand.

Fakta bahwa predikat juara grup sudah di tangan membuat Thailand diprediksi akan melakukan rotasi pemain untuk menyimpan tenaga. Jika itu terjadi maka ini bisa memudahkan usaha Filipina.

Akan tetapi, pelatih Filipina Thomas Dooley yakin benar tim 'Gajah Putih' tak mau mengalah begitu saja dan terus menjaga momentum kemenangannya.

"Saya pikir kami tak memunyai keuntungan apapun. Thailand jelas tak mau menelan kekalahan. Saya pikir mereka akan tetap mengerahkan kemampian terbaik," kata Dooley kepada pewarta.

"Mereka jelas tak ingin mencatatkan kekalahan pertama kalinya. Kami juga tak mengharapkan bahwa mereka akan menyimpan pemain-pemIn terbaiknya," tambah pelatih asal Amerika Serikat itu.

Indonesia, dan berlaku pula untuk Singapura, harus menang di pertandingan ketiga seraya berharap Filipina tidak mengalahkan Thailand agar bisa meraih tiket lolos sebagai runner-up grup.



(HD/Azis)





                                                                                                               Foto:goal com,Ist/Harian Detik

GOAL.COM , HD-Peluang timnas Indonesia untuk lolos ke semi-final AFF Suzuki Cup 2016 di ujung tanduk setelah bermain imbang 2-2 melawan tuan rumah Filipina pada matchday kedua Grup A di Stadion Philippine Sports, Selasa (22/11) malam WIB.

Hasil ini membuat Indonesia masih menempati posisi juru kunci dengan nilai satu, sedangkan Filipina menempati peringkat kedua setelah mengoleksi empat poin. Indonesia harus meraih kemenangan saat menghadapi Singapura di laga pamungkas, dan berharap Filipina dikalahkan, atau bermain imbang melawan Thailand.

Pelatih kedua tim tidak banyak melakukan perombakan di laga ini. Di kubu Indonesia, Evan Dimas tampil sebagai starter menggantikan Bayu Pradana. Sedangkan Filipina memasukkan nama Martin Steubel di starting line-up untuk menempati posisi Kenshiro Daniels.

Babak pertama
 
Pertandingan antara Indonesia dan Filipina berlangsung sengit sejak peluit kick-off ditiupkan wasit, mengingat kedua tim membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang lolos ke semi-final.
Indonesia sudah mengejutkan kubu tuan rumah ketika laga baru memasuki menit ketujuh. Tendangan bebas Stefano Lilipaly disambut tandukan Fachrudin Aryanto untuk menjebol gawang Roland Muller.

Filipina selanjutnya meningkatkan intensitas serangan. Manuel 'Manny' Ott melakukan penetrasi, dan melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti. Kurnia Meiga dengan sigap menepis sepakan Manny.

Setelah saling melakukan serangan dengan hadirannya beberapa peluang, Filipina akhirnya bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-31. Tendangan bebas Stephan Schrock dituntaskan dengan sontekan Misagh Bahadoran yang lolos dari pengawalan barisan belakang Indonesia.

Di menit ke-34, Boaz sempat menjebol gawang Filipina, namun striker Persipura Jayapura ini lebih dulu dalam posisi off-side ketika menerima bola hasil kemelut di kotak penalti Filipina.

Duel antara Indonesia dan Filipina tetap berlangsung sengit. Kedua tim memeragakan permainan cepat. Dua menit menjelang babak pertama berakhir, Meiga melakukan penyelamatan dengan menepis tendangan kaki kanan Manny dari luar kotak penalti, sehingga paruh pertama ditutup dengan skor 1-1.

Babak kedua
 
Filipina tidak mengendurkan serangan mereka di awal babak kedua ini demi mendapatkan kemenangan. Sebaliknya, Indonesia memulai 45 kedua dengan lamban, sehingga mendapat tekanan dari tuan rumah.
Selepas laga berjalan 55 menit, Indonesia mulai keluar menyerang, dan memberikan tekanan. Skuat Garuda nyaris membuka keunggulan pada menit ke-61, namun tendangan kaki kanan Andik Vermansah membentur tiang kiri gawang Muller.

Pendukung tuan rumah terbungkam pada menit ke-68 setelah Boaz Solossa membawa Indonesia mengungguli The Azkals. Gol ini berawal dari tendangan Andik dari luar kotak penalti yang menghajar tiang kanan gawang. Bola muntah disambar Boaz tanpa bisa dibendung Muller.

Merasa kecolongan, Filipina kembali meningkatkan intensitas serangan mereka.
Peluang diperoleh anak asuh Thomas Dooley pada menit ke-74, tapi tendangan bebas Philip Younghusband masih bisa ditepis meiga.

Serangan bertubi-tubi yang dilancarkan Filipina membuahkan hasil di menit ke-82. Tendangan bebas melengkung Younghusband bersarang di pojok kanan atas gawang yang tak bisa dijangkau Meiga.

Di waktu tersisa, Indonesia berusaha menekan pertahanan Filipina. Muller melakukan penyelamatan gemilang menjelang laga berakhir ketika ia menepis tendangan Ferdinand Sinaga. Skor 2-2 ini tetap bertahan hingga peluit panjang ditiupkan wasit.

Berikut susunan pemain kedua tim:

Indonesia: Kurnia Meiga; Abduh Lestaluhu, Fachrudin Aryanto, Rudolof Yanto Basna, Beny Wahyudi, Rizky Pora, Evan Dimas (Bayu 81'), Stefano Lilipaly, Andik Vermansah (Zulham 78'), Lerby Eliandri (Ferdinand 87'), Boaz Solossa.
 

Cadangan: Andritany Ardhiyasa, Teja Paku Alam; Abdul Rachman, Hansamu Yama, Manahati Lestusen, Gunawan Dwi Cahyo, Bayu Pradana, Zulham Zamrun, Dedi Kusnandar, Bayu Gatra, Ferdinand Sinaga, Muchlis Hadi Ning.

Pelatih: Alfred Riedl

Filipina: Roland Muller; Armani Aguinaldo, Jeffrey Christiaens, Mike Ott (Hartmann 75'), Martin Steuble, Kevin Ingreso, Stephan Schrock, Manny Ott (Porteria 75'), Hikaru Minegishi (Ramsay 55'), Philip Younghusband, Misagh Bahadoran.
 

Cadangan: Patrick Deyto, Nicholas O'Donnell; Iain Ramsay, James Younghusband, Mark Hartmann, Kenshiro Daniels, Dennis Villanueva, Jose Porteria, Jim Munoz, Daniel Gadia, Marco Casambre.

Pelatih: Thomas Dooley

(HD/Azis)



                                                                                        Foto:AFF Suzuki Cup 2016,Ist/Harian Detik

BOCAUE,HD - Matchday 2 penyisihan Grup A Piala AFF 2016 digelar Selasa (22/11/2016). Indonesia menjajal tuan rumah Filipina di Philippine Sports Stadium, mulai pukul 19.00 WIB. Laga lainnya, Thailand bentrok dengan Singapura di tempat yang sama, pukul 15.30 WIB.

Bagi Indonesia, ini menjadi laga hidup mati. Sebab jika kalah, peluang Pasukan Alfred Riedl melaju ke semifinal akan musnah, dengan catatan Thailand menang atas Singapura. Saat ini Indonesia menjadi juru kunci tanpa poin setelah menyerah 2-4 di laga pembuka, Sabtu (19/11/2016).

Thailand menguasai klasemen dengan tiga angka, sedangkan Filipina dan Singapura mengoleksi satu angka setelah bermain imbang 0-0 di laga pembuka. Thailand bisa langsung memesan tiket semifinal jika menang atas Singapura.

Dari Grup B,  empat tim akan memulai laga kedua pada Rabu (23/11/2016). Malaysia melawan Vietnam di Stadion Youth Training Centre, Myanmar, mulai Pukul 15.30 WIB, sedangkan Kamboja versus Myanmar di tempat yang sama mulai pukul 19.00 WIB.

Berikut Jadwal klasemen Grup A dan B Piala AFF 2016

Grup A, Selasa (22/11/2016)
Thailand vs Singapura, Indonesia vs Filipina

Grup B, Rabu (23/11/2016)
Malaysia vs Vietnam, Kamboja vs Myanmar
 
Klasemen Grup A
Pos
Tim
M
Mn
S
K
Gm-Km
P
1
Thailand
1
1
0
0
4-2
3
2
Filipina
1
0
1
0
0-0
1
3
Singapura
1
0
1
0
0-0
1
4
Indonesia
1
0
0
1
2-4
0

 
 
 
 
 
Klasemen Grup B
Pos
Tim
M
Mn
S
K
Gm-Km
P
1
Malaysia
1
1
0
0
3-2
3
2
Vietnam
1
1
0
0
2-1
3
3
Kamboja
1
0
0
1
2-3
0
4
Myanmar
1
0
0
1
1-2
0







 
Ket:
*Sumber:  www.affsuzukicup.com
*M=Main, Mn=-Menang, S=seri, K=Kalah, Gm=Gol memasukkan, GK=Gol kemasukan, P=Poin


(Azis)

Pages

Powered by Blogger.